Cara booking Rinjani sering kali menjadi pertanyaan utama bagi para pendaki yang ingin menaklukkan salah satu gunung paling ikonik di Indonesia. Dengan sistem online yang kini diberlakukan, proses reservasi menjadi lebih mudah, cepat, dan transparan. Namun, banyak orang masih bingung bagaimana langkah-langkahnya agar perjalanan ke Rinjani berjalan lancar tanpa kendala.
Jika kamu berencana mendaki Gunung Rinjani, mengetahui cara booking Rinjani yang benar adalah kunci utama sebelum menyiapkan perlengkapan. Tanpa tiket resmi, kamu tidak akan bisa melewati pintu masuk Taman Nasional Gunung Rinjani. Karena itu, memahami proses dari awal hingga akhir akan membuat pengalaman mendaki lebih tenang dan nyaman.
Mengapa Harus Booking Online untuk Rinjani?
Pendakian Gunung Rinjani kini wajib dilakukan dengan sistem booking online melalui aplikasi eRinjani atau website resmi Taman Nasional Gunung Rinjani. Sistem ini diberlakukan agar pengelolaan jalur pendakian lebih tertib sekaligus menjaga kelestarian alam. Dengan booking online, kuota pendakian juga bisa dikontrol sehingga tidak terjadi penumpukan pendaki di jalur tertentu.
Selain itu, sistem ini memudahkan kamu untuk mendapatkan kepastian jadwal pendakian. Kamu tidak perlu antre lama di pintu masuk atau khawatir kehabisan tiket. Semua bisa disiapkan dari rumah, termasuk data diri, pembayaran, hingga tiket elektronik yang siap digunakan saat check-in.
Cara Booking Rinjani: Panduan Lengkap

1. Unduh Aplikasi atau Kunjungi Website Resmi
Langkah pertama dalam cara booking Rinjani adalah mengunduh aplikasi eRinjani di Google Play Store atau membuka website resmi E-Simaksi TNGR. Melalui platform ini, kamu bisa langsung mengakses semua informasi pendakian mulai dari jalur yang tersedia, kuota harian, hingga aturan terbaru. Ini adalah pintu utama untuk melakukan reservasi secara resmi.
Menggunakan aplikasi atau website resmi sangat penting untuk menghindari penipuan. Dengan akses langsung, kamu mendapatkan update terbaru mengenai kuota, harga tiket, serta informasi resmi dari pihak Taman Nasional Gunung Rinjani. Jadi, pastikan kamu hanya melakukan booking di jalur yang benar.
2. Registrasi Akun
Setelah aplikasi terunduh atau website terbuka, kamu wajib membuat akun terlebih dahulu. Proses registrasi cukup mudah, hanya perlu mengisi data diri lengkap sesuai KTP untuk WNI atau paspor untuk WNA. Informasi ini digunakan untuk memastikan identitas pendaki tercatat dengan benar.
Dengan akun yang sudah aktif, kamu akan lebih mudah mengatur semua kebutuhan booking. Kamu juga bisa melihat riwayat pendakian serta mengunduh e-tiket kapan saja. Jadi, jangan lewatkan tahap ini karena merupakan dasar dari seluruh proses reservasi.
3. Pilih Jadwal dan Jalur Pendakian
Tahap berikutnya adalah memilih tanggal pendakian sesuai rencana perjalananmu. Kamu juga harus memilih jalur masuk yang diinginkan, seperti Senaru atau Sembalun, yang merupakan pintu pendakian paling populer. Sistem akan menampilkan ketersediaan kuota pada tanggal yang kamu pilih.
Memilih jalur sangat berpengaruh pada pengalaman pendakian. Jalur Sembalun, misalnya, dikenal lebih landai namun panjang, sedangkan jalur Senaru lebih menantang dengan trek menanjak. Pertimbangkan kondisi fisik, waktu, dan tujuanmu sebelum memilih jalur.
4. Isi Data Peserta
Jika kamu mendaki bersama tim, setiap peserta wajib didaftarkan secara lengkap. Data yang dibutuhkan antara lain nomor KTP atau paspor, usia, dan informasi pribadi lainnya. Semua ini akan tercatat secara resmi di sistem Taman Nasional.
Proses ini tidak boleh dilewati karena menjadi bukti legalitas pendakianmu. Selain itu, data ini juga penting untuk faktor keselamatan, terutama jika terjadi keadaan darurat. Jadi, pastikan semua anggota tim mengisi data dengan benar dan lengkap.
5. Lakukan Pembayaran
Setelah memilih jadwal dan mengisi data peserta, sistem akan menampilkan biaya yang harus dibayarkan. Pembayaran dilakukan secara online sesuai instruksi yang diberikan. Tanpa melunasi pembayaran, booking kamu tidak akan diproses lebih lanjut.
Pastikan kamu melakukan pembayaran sebelum batas waktu yang ditentukan agar booking tidak hangus. Bukti pembayaran akan langsung terintegrasi dengan sistem dan memvalidasi pesananmu. Dengan begitu, kamu bisa lebih tenang karena tiket sudah resmi terkonfirmasi.
6. Unduh E-Ticket
Langkah terakhir adalah mengunduh e-ticket yang dikirim melalui aplikasi atau email. Tiket ini harus kamu simpan karena akan digunakan saat check-in di pintu masuk pendakian. Tanpa e-ticket, kamu tidak diperbolehkan masuk ke area Taman Nasional.
E-ticket juga memudahkanmu untuk melakukan verifikasi lebih cepat saat registrasi ulang di lokasi. Jadi, pastikan kamu menyimpan tiket dalam format digital maupun cetak agar lebih aman. Dengan tiket ini, perjalananmu ke Rinjani resmi dimulai.
Hal Penting yang Harus Diperhatikan Saat Booking Rinjani

Identitas Diri
Kamu wajib menyiapkan identitas diri berupa KTP untuk WNI dan paspor untuk WNA. Identitas ini digunakan untuk verifikasi resmi dari pihak Taman Nasional. Tanpa dokumen tersebut, proses booking maupun pendakian tidak akan bisa dilakukan.
Selain sebagai syarat administratif, identitas juga membantu pihak berwenang memastikan keamanan pendakian. Misalnya, jika terjadi kecelakaan atau kondisi darurat, pihak terkait dapat dengan mudah menghubungi keluargamu. Jadi, pastikan identitas selalu valid dan aktif.
Surat Keterangan Sehat
Salah satu syarat lain yang wajib adalah membawa surat keterangan sehat dari dokter. Ini bertujuan untuk memastikan kondisi tubuhmu siap melakukan pendakian dengan jalur yang cukup berat. Dalam beberapa kondisi, hasil rapid test atau swab juga bisa diminta sesuai regulasi terbaru.
Dengan membawa dokumen ini, kamu lebih aman sekaligus menjaga keselamatan diri dan tim. Mendaki Rinjani membutuhkan fisik yang prima, sehingga surat ini bukan sekadar formalitas, melainkan bukti kesiapanmu.
Perlengkapan Wajib
Selain dokumen, kamu juga harus membawa perlengkapan standar pendakian. Misalnya tenda, sleeping bag, jaket tebal, hingga kantong sampah untuk mendukung program Go Rinjani Zero Waste 2025. Semua ini menjadi bagian dari tanggung jawab sebagai pendaki yang peduli lingkungan.
Membawa perlengkapan yang tepat tidak hanya membuatmu nyaman, tapi juga aman selama pendakian. Kamu akan menghadapi cuaca ekstrem, jalur curam, serta kondisi alam yang tidak menentu. Jadi, pastikan semua persiapanmu matang.
Cek Kuota Pendakian
Sebelum menyelesaikan proses booking, selalu pastikan kuota pendakian masih tersedia pada tanggal yang kamu pilih. Kuota ini penting untuk mengatur jumlah pendaki per hari demi menjaga keseimbangan ekosistem. Sistem booking akan otomatis menolak jika kuota sudah penuh.
Dengan cek kuota terlebih dahulu, kamu bisa merencanakan ulang jadwal jika tanggal yang dipilih penuh. Hal ini juga memudahkan untuk menyesuaikan dengan jadwal liburan atau cuti. Jadi, jangan lupa langkah kecil namun penting ini.
Itulah panduan lengkap tentang cara booking Rinjani mulai dari registrasi hingga mendapatkan e-ticket. Dengan mengikuti prosedur resmi melalui aplikasi eRinjani atau website TNGR, pendakianmu akan lebih aman, nyaman, dan bebas kendala administratif. Persiapkan identitas, surat kesehatan, serta perlengkapan pendakian agar pengalamanmu semakin menyenangkan.
Jika kamu ingin pengalaman mendaki yang lebih praktis dan terorganisir, kamu bisa mempercayakan perjalananmu bersama Visit Lombok Island, perusahaan tour & travel terpercaya sejak 2015. Kami siap membantumu dari proses booking hingga pendakian.
Yuk, cek lebih lanjut di Visit Lombok Island atau:
Langsung hubungi kami via WhatsApp:
untuk konsultasi dan pemesanan.